Bagaimana Cara Untuk Membuat Prospek Dengan Senang Hati Menjadi Mitra Anda, Menggunakan Teknik Pintu Belakang Yang Tidak Membuat Mulut Anda Berbusa.

Kebanyakan pelaku MLM yang saya temui melakukan aktifitas prospekting dengan cara yang (menurut saya) keliru. Setiap kali mereka menemukan prospek, mereka langsung mempresentasi dan menjelaskan betapa hebatnya MLM yang dia ikuti, betapa besarnya perusahaan, betapa bagusnya produk yang dijual atau betapa besarnya bonus yang nantinya bisa dihasilkan di bisnis MLM nya.

Hal ini sering terjadi entah itu di MLM online maupun MLM offline. Silakan Anda lihat iklan-iklan MLM yang beredar di beranda Facebook Anda saat ini. Hampir semua pelaku bisnis MLM berlomba-lomba mengatakan MLM dia yang terbaik. Produknya paling bagus, kompensasi bonus paling besar, perusahaan paling makmur, sistem paling syari’ah, dan sebagainya.

Dengan cara ngiklan yang “rakus” seperti itu, bagaimana hasilnya? Bisa ditebak, sebagian besar orang akan merasa “terancam”. Mereka akan menjaga jarak karena tahu Anda sedang berusaha ‘merayu’ mereka. Mereka akan “pasang pengaman”, karena bagi mereka Anda seperti orang yang sedang mencari korban. Hasilnya, mereka tidak akan menaruh minat pada promosi yang Anda lakukan karena cara pendekatan awal Anda mengancam ego mereka. Apalagi jika mereka tidak mendapatkan manfaat apapun dari anda.

Kira-kira apa yang mereka pikirkan?

Sebenarnya, saat Anda ada di tahap sedang menawarkan bisnis MLM Anda kepada prospek, mereka sebenarnya tidak terlalu peduli dengan tawaran Anda. Mereka tidak peduli peluang bisnis macam apa yang sedang Anda tawarkan, sebesar apa kompensasi bonusnya, sebagus apa produknya, sekeren apa marketing plan nya. Masa bodoh buat mereka! Memang agak menyakitkan. Tapi itulah kenyataannya!

Yang ada di pikiran mereka saat Anda tengah menawarkan bisnis Anda, adalah: mereka itu masih punya masalah yang belum terpecahkan!

Apapun bisnis MLM yang Anda tawarkan, mereka masih memiliki masalah yang tersimpan dalam benak mereka. Yaitu mereka merasa kesulitan membangun bisnis MLM dengan baik. Di bayangan mereka, ikut MLM berarti cari-cari orang, mengejar-ngejar teman, harus presentasi, sering ke pertemuan, dan sejenisnya. Mereka tahu cara seperti ini sungguh berat dan tidak membuahkan hasil.

  • Mereka masih kesulitan mencari prospek potensial untuk di jadikan partner bisnis
  • Mereka masih kesulitan dapat mitra lebih banyak dan lebih mudah tanpa penolakan.
  • Mereka masih kesulitan membuat jaringannya agar bisa menduplikasi dan diduplikasi secara efektif.

Singkat kata, yang mereka butuhkan adalah “apakah Anda punya cara ampuh agar mereka juga bisa berhasil di bisnis MLM?”.

Mereka butuh tahu adakah cara yang lebih baik, lebih cepat, lebih manusiawi, dan lebih bermartabat untuk meraih kemakmuran dari Bisnis MLM.

Lalu Bagaimana Solusinya?

Catat dan ingat ini. Saat orang lain berlomba-lomba memprospek secara terang-terangan, menyerang dari depan dengan membombardir promosi dan presentasi yang biasanya tidak bakal dibaca / dilihat / didengar prospek, lakukanlah kebalikannya: lewatlah pintu belakang!

Bagaimana maksudnya, Gan?

Begini, Anda baru akan bisa sukses di Bisnis MLM jika Anda bisa memberikan apa yang prospek Anda inginkan. Memberikan solusi yang mereka butuhkan. Dalam ilmu penjualan, Orang ‘membeli’ dari Anda berdasarkan besarnya ‘nilai’ / ‘value’ / manfaat yang Anda tawarkan kepada mereka. Selama nilai itu lebih ‘menguntungkan’ daripada yang harus mereka ‘keluarkan’ atau ‘bayarkan’, mereka akan membeli dari anda dengan sukarela. Ini juga berlaku di dunia Bisnis MLM.

Jadi sebenarnya apa yang diinginkan oleh setiap prospek? Jawabannya hanya satu. Yaitu; SOLUSI.

Tanyakan apa masalah terbesar mereka, dan sodorkan solusinya!

Tanyakan dulu pada prospek Anda, sebenarnya masalah apa yang membuat mereka enggan atau bahkan mungkin trauma untuk join di bisnis MLM. Apakah pada pencarian prospek, pada perekrutan downline, pada duplikasi downline, atau pada produknya. Atau apakah mereka malu prospekan? Apakah mereka malu presentasi? Apakah mereka tidak tahu cara closing, dan sebagainya.

Begitu masalah tersebut sudah terjawab, segera berikan solusinya! Solusi yang menjawab langsung permasalahan utama mereka. Jika mereka kesulitan cari prospek, berikan solusi bagaimana cara yang efektif untuk mencari prospek berkualitas. Jika mereka kesulitan melakukan duplikasi, berikan solusi bagaimana membuat downline bisa menduplikasi dengan mudah.

Jadi kuncinya, berikan solusi. Jangan cuma ketika ada permasalahan yang disampaikan, Anda cuma memberi motivasi. Jangan!

Jika Anda sudah bisa membantu untuk memecahkan masalah terbesar mereka, maka pandangan positif mereka terhadap Anda akan berubah drastis. Begitu solusi Anda berhasil membuat mereka merasa dapat ‘pencerahan’, maka mereka akan melihat Anda sebagai leader yang patut didengar, sehingga dia mau mengikuti Anda dengan penuh semangat untuk membangun bisnis lebih besar lagi.

Oke, sekarang mari kita belajar tentang Teknik 4 Langkah Lewat Pintu Belakang.

Kali ini Saya ingin memberikan empat langkah ajaib agar Anda bisa mendapat pandangan positif sebanyak ribuan persen (%) di mata prospek Anda. Dengan cara ini, kemungkinan besar Anda akan mampu membuat prospek lebih memilih menjadi mitra Anda daripada menjadi mitra di jaringan lain atau perusahaan MLM lain.

Cobalah melakukan 4 langkah berikut ini:

  1. Tanyakan apa masalah terbesar yang dihadapi prospek Anda saat menjalankan bisnis MLM.
  2. Minta komitmen mereka untuk join jika Anda bisa memberi Solusi untuk masalah mereka tersebut.
  3. Tawarkan solusi yang cerdas untuk bisa memecahkan masalah mereka.
  4. Jika point nomor 1, 2, dan 3 sudah berhasil Anda lakukan. jadikan mereka mitra anda.

Agar teknik ini bisa berjalan dengan lancar, maka sebelumnya Anda harus sudah siapkan dahulu solusi apa yang bisa Anda tawarkan kepada calon prospek Anda nantinya. Solusi yang cerdas dan bagus, yang mencerahkan masalah mereka, sehingga membuat dia tergerak hatinya untuk segera bergabung menjadi mitra anda dan bersiap membangun sebuah bisnis besar bersama Anda.

Oh ya, Anda juga harus ingat. Jangan memberikan semua solusi atas semua masalah yang mungkin muncul nantinya, tetapi fokus selesaikan satu masalah saja yang itu menjadi kendala terbesar mereka saat menjalankan Bisnis MLM. Hal ini untuk antisipasi jika ternyata Anda mendapat prospek yang hanya ingin mengambil keuntungan dari ilmu Anda tapi mereka tidak Joint.

Setelah si prospek tadi menerima solusi dari anda, saat itulah moment yang tepat untuk Anda bisa menawarkan peluang bisnis MLM Anda kepada mereka. Kasih rekomendasi Anda mengapa MLM tersebut baik untuk diikuti. Dengan cara ini kemungkinan mereka untuk bergabung akan lebih besar karena mereka tahu Anda adalah orang yang layak dipercaya di bidang ini.

Bagaimana, bisa memahami polanya?

Bantu #Share Yah

Supaya semakin bermanfaat bagi orang lain. Terimakasih ^ ^

WhatsApp chat